Ekonomi 2 menit membaca

Industri Teh Indonesia Perlu Inovasi dan Hilirisasi untuk Bersaing

Industri Teh Indonesia  Perlu Inovasi dan Hilirisasi untuk Bersaing
Ketua Umum Dewan Teh Indonesia (DTI), Iriana Ekasari,/dwi

JOGJABROADCAST-YOGYAKARTA-Industri teh nasional masih menghadapi tantangan serius di tengah besarnya potensi pasar domestik. Ketua Umum Dewan Teh Indonesia (DTI), Iriana Ekasari, menekankan pentingnya inovasi dan hilirisasi agar industri teh mampu berkembang dan tidak tertinggal.

“Artinya pasar kita sangat besar dan terus tumbuh. Tapi ironisnya, industri perkebunan teh justru mengalami penurunan, baik dari sisi luas lahan maupun produksi. Ini menunjukkan ada yang tidak nyambung antara potensi pasar dan kapasitas produksi kita,” ungkapnya pada Jumat (27 Maret 2026)  disela sela acara jumpa pers dalam rangka penyelenggaraan Food Expo bulan April mendatang

 

Ia menyoroti adanya ketidaksinkronan antara pertumbuhan konsumsi teh yang tinggi dengan penurunan produksi dalam negeri. Kondisi ini membuat pasar Indonesia justru dibanjiri produk impor, sementara produk lokal belum mampu memaksimalkan peluang yang ada.

“Kita tidak anti impor, dan kita juga tetap melakukan ekspor. Tapi yang perlu diperkuat adalah bagaimana industri dalam negeri bisa berperan lebih besar di hilir. Produk kita harus punya nilai tambah dan mampu bersaing,” tambah Iriana

 

Menurut Iriana, salah satu solusi utama adalah memperkuat sektor hilir dengan menghadirkan produk bernilai tambah, terutama mengikuti tren teh kekinian dengan berbagai varian rasa yang diminati generasi muda.

 

Melalui berbagai program, termasuk pameran dan pelatihan bagi UMKM, DTI mendorong pelaku usaha untuk berinovasi sekaligus memastikan produk tetap memenuhi standar keamanan pangan.

“Yogyakarta sebagai destinasi wisata unggulan seharusnya juga bisa menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan kekayaan teh Indonesia. Ini bisa menjadi gerakan bersama untuk mengangkat industri teh nasional,” terangnya

DTI juga mengajak kolaborasi lintas sektor untuk membangun ekosistem industri teh yang kuat, sehingga mampu meningkatkan daya saing sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.(dwi)