Seni Budaya 3 menit membaca

Membanggakan! Diusia Belia, Putu Bunga Raih Runner Up Duta Internasional Culture Little Kids 2026

Membanggakan! Diusia Belia, Putu Bunga Raih Runner Up Duta Internasional Culture Little Kids 2026
Putu Bunga Adelia Pregiwa Dewi usai menerima tiara dan piagam penghargaan sebagai runner up pertama Duta Internasional Culture Little Kids 2026.

JOGJABROADCAST - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Putu Bunga Adelia Pregiwa Dewi, gadis cilik asal Desa Tukadmungga, Buleleng, Bali. Meski usianya baru menginjak tujuh tahun dan tengah duduk di bangku kelas 2 SD Lab Undiksha, tetapi Bunga berhasil membuktikan bahwa prestasi tidak mengenal batas usia. Pada ajang bergengsi Duta Internasional Culture Little Kids 2026 yang digelar pada 25 Juli 2026 di Living World, Bunga tampil sebagai salah satu peserta yang paling diperhitungkan di kategori little kids.

Persaingan di kategori tersebut tidaklah mudah. Bunga harus bersaing dengan 13 peserta lain yang berasal dari berbagai kabupaten dan provinsi di Indonesia, menjadikan ajang ini sebagai kompetisi antardaerah yang cukup ketat. Penilaian dalam lomba pun dilakukan secara menyeluruh, mencakup keseluruhan aspek penampilan peserta, bukan hanya dari satu sisi semata.

Untuk bisa tampil maksimal di atas panggung, Bunga dan keluarganya melakukan berbagai persiapan matang, jauh sebelum hari pelaksanaan lomba. Mulai dari pemilihan busana, latihan bloking panggung, hingga kemampuan public speaking turut digembleng secara intensif. Menariknya, di balik persiapan yang tidak singkat itu, Bunga mengaku tidak merasakan tantangan berat selama mengikuti kompetisi. Ia justru menikmati setiap prosesnya dengan mengalir dan penuh kegembiraan, tanpa beban yang berarti.

Soal lawan tanding, Bunga pun enggan menyebut siapa yang paling tangguh di antara para pesaingnya. Baginya, seluruh peserta memiliki kekuatan dan keunggulan masing-masing yang membuat kompetisi semakin seru dan kompetitif. Hal ini pula yang membuat Bunga tidak pernah menetapkan target juara sejak awal.

Tujuan utamanya semata-mata adalah bisa tampil maksimal dan lancar di atas panggung, sementara gelar juara ia anggap sebagai bonus dari kerja keras yang telah dilakukan.

Ketika akhirnya dinobatkan sebagai runner up pertama, perasaan bahagia dan bangga menyelimuti diri Bunga. Ia mengaku sangat senang dan merasa bangga pada dirinya sendiri atas pencapaian tersebut. Torehan ini semakin melengkapi deretan prestasi yang telah dikoleksi Bunga sejak beberapa tahun terakhir. Di antaranya gelar Winner Miss Culture Global Indonesia 2025, Duta Cilik 2 Heritage 2024, 3rd Runner Up Kids Star International 2025, Top 5 Puteri Pendidikan Bali 2025, Juara 3 Puteri Kebaya Bali 2025, Golden Model Award 2025, hingga Juara 3 Indonesia Model Award 2024. Bunga juga tercatat meraih sejumlah penghargaan pendukung seperti Best Talent Wastra Indonesia 2025, Best Talent Miss Culture Global Indonesia 2025, Best Talent Kids Star International 2025, serta beberapa gelar juara favorit media sosial dari berbagai ajang yang diikutinya.

Ke depan, Bunga berharap dapat semakin dikenal luas dan terus belajar untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari. Di tengah gemerlap dunia modeling dan segudang prestasi yang telah diraih, cita-cita Bunga justru sederhana namun penuh makna, yakni menjadi seorang pramugari kelak. Untuk menyeimbangkan dunia akademik dan kegemarannya di bidang modeling, Bunga mengaku sangat terbantu dengan dukungan penuh dari pihak sekolah yang senantiasa memberi ruang bagi bakatnya untuk terus berkembang.

Sebagai anak pertama dari dua bersaudara, buah hati dari pasangan Kadek Budiasa dan Putu Bella Suciani Dewi ini menjadi bukti nyata bahwa dukungan keluarga dan sekolah yang solid mampu melahirkan generasi muda berprestasi tanpa harus mengorbankan pendidikan. (edy)