JOGJABROADCAST, Yogyakarta - Sebanyak 135 peserta dari berbagai penjuru Jawa memadati kolam renang Ramada by Wyndham Hotel Yogyakarta, pada Sabtu (29/8/2026) pagi. Mereka tampak bersemangat mengikuti ajang Fun Swimming pertama yang digagas oleh Yellow Swim. Peserta tidak hanya datang dari Yogyakarta, melainkan juga dari Purworejo, Solo, Semarang, Magelang, hingga Madiun, menjadikan acara ini lebih dari sekadar kompetisi lokal biasa.
Mengusung tema "Swim, Fun & Grow Together!", kegiatan ini lahir dari kegelisahan sederhana namun mendasar yaitu bagaimana menciptakan ruang berkompetisi yang tetap ramah bagi pemula, tanpa mengorbankan esensi olahraga itu sendiri. Yellow Swim, yang selama ini dikenal sebagai penyedia layanan les renang privat untuk anak dan dewasa, melihat celah tersebut sebagai peluang untuk menghadirkan format baru dalam dunia olahraga air di Indonesia.
"Kami menciptakan kompetisi yang berbaur, tidak hanya sekadar lomba, tapi kita memasukkan unsur fun di dalamnya. Sehingga peserta dari kalangan pemula pun bisa ikut serta," ujar Muhammad Nur Yoga Tama, M.Pd.C. Hydrot, selaku penyelenggara.
Filosofi ini pula yang membedakan Fun Swimming dari ajang renang konvensional pada umumnya. Alih-alih hanya mengejar catatan waktu tercepat, penyelenggara justru menempatkan pengalaman berkompetisi yang positif sebagai tujuan utama, terutama bagi peserta usia dini.
Marketing Communication sekaligus perwakilan panitia lomba, Luthfi Dhiyaulhaq, menegaskan hal tersebut sebagai landasan filosofis dari keseluruhan acara. "Kami ingin Fun Swimming menjadi kompetisi yang tidak hanya berbicara tentang siapa yang paling cepat, tetapi juga bagaimana anak-anak berani mencoba, belajar berkompetisi, menghargai lawan, dan menikmati setiap prosesnya. Bagi kami, pengalaman positif dalam olahraga sangat penting untuk dibangun sejak dini," katanya.
Untuk mewujudkan visi tersebut, panitia merancang sistem kategori yang cukup detail. Peserta dibagi ke dalam lima kelompok usia, yaitu KU 4-6 tahun, KU 7-9 tahun, KU 10-12 tahun, KU 13-15 tahun, dan kategori umum. Setiap kelompok dapat memilih nomor perlombaan sesuai kemampuan, mulai dari Papan Dada, Papan Bebas, Gaya Dada, hingga Gaya Bebas.
Sistem penghargaan pun dirancang agar tetap memotivasi tanpa mengesampingkan semangat sportivitas. Juara I, II, dan III ditetapkan di setiap kelompok usia, dilengkapi penghargaan khusus Best Timer untuk kategori putra dan putri, serta Best Swimmer bagi peserta dengan perolehan medali terbanyak. Yang menarik, seluruh peserta tanpa terkecuali mendapatkan medali finisher dan piagam penghargaan, sebuah simbol apresiasi atas keberanian mereka untuk tampil dan berproses.
Pemilihan Ramada by Wyndham Hotel Yogyakarta sebagai lokasi penyelenggaraan bukan tanpa alasan. Hotel ini baru saja meraih Rekor MURI sebagai hotel dengan fasilitas olahraga terbanyak di Indonesia, dengan kolam renang semi-Olimpiade berkedalaman 2 meter yang menjadi salah satu yang terbesar di Yogyakarta. Selain kolam renang, hotel ini juga dilengkapi skatepark, lintasan BMX, lapangan tenis, pusat kebugaran, lintasan lari, dan lintasan sepeda dorong, menjadikannya destinasi ideal bagi keluarga yang gemar berolahraga sekaligus berlibur.
Icha Clarissa, Marcomm Ramada by Wyndham Garden Yogyakarta, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini muncul dari kebutuhan nyata para orang tua yang ingin mengetahui jenjang lanjutan bagi anak-anak mereka setelah menguasai dasar-dasar berenang.
"Banyak orang tua yang bertanya, apa langkah selanjutnya setelah anak-anak belajar berenang bersama kami. Apakah mereka bisa menjadi atlet? Kegiatan ini kami susun untuk memacu semangat anak-anak agar lebih giat berlatih, sekaligus membuka peluang pembinaan bakat lebih lanjut," ungkap Icha.
Pertanyaan tersebut menjadi relevan mengingat semakin banyak orang tua di Indonesia yang mulai memandang serius potensi olahraga renang sebagai jalur pengembangan bakat anak, tidak hanya sebagai aktivitas rekreasi semata.
Bagi Yellow Swim, renang tidak pernah dimaknai sekadar sebagai keterampilan fisik. Ada nilai-nilai yang lebih dalam yang ingin ditanamkan melalui setiap sesi latihan maupun kompetisi yang digelar.
Lebih jauh Luthfi menekankan bahwa Fun Swimming dirancang untuk memperluas cakrawala pengalaman peserta didik di luar rutinitas latihan biasa.
"Renang bukan hanya tentang kemampuan teknis. Di dalam prosesnya ada keberanian untuk tampil, membangun kepercayaan diri, disiplin, sportivitas, dan kesempatan untuk berkembang bersama. Melalui Fun Swimming, kami ingin memberikan pengalaman tersebut dalam bentuk kompetisi yang fun, positif, dan dapat dinikmati oleh peserta maupun keluarga," katanya.
Pernyataan ini sejalan dengan tren pendidikan holistik yang kini semakin diminati orang tua modern, di mana prestasi olahraga dipandang selaras dengan pembentukan karakter dan kesiapan mental anak menghadapi tantangan di masa depan.
Antusiasme yang ditunjukkan peserta dan orang tua pada penyelenggaraan perdana ini rupanya melampaui ekspektasi panitia. Tak sedikit komunitas renang lain di luar murid Yellow Swim turut berpartisipasi, menandakan bahwa konsep Fun Swimming berhasil menarik minat lintas komunitas.
Menanggapi respons positif tersebut, Yoga menyampaikan rencana untuk menjadikan Fun Swimming sebagai agenda berkelanjutan. "Melihat antusiasme hari ini, ada kemungkinan besar kegiatan ini akan kami adakan kembali, baik pada semester mendatang maupun tahun depan. Kami juga terbuka untuk berkolaborasi dengan hotel-hotel lainnya," tambahnya.
Rencana ekspansi ini membuka peluang bagi Fun Swimming untuk hadir di lebih banyak kota, sekaligus memperluas jaringan komunitas pecinta renang di Indonesia. Dengan model kolaborasi antara komunitas olahraga dan industri perhotelan seperti ini, ajang semacam Fun Swimming berpotensi menjadi wadah reguler yang mempertemukan bakat-bakat muda dari berbagai daerah.
Melalui semangat "Swim, Fun & Grow Together!", Yellow Swim berharap Fun Swimming dapat terus tumbuh menjadi ruang pertemuan bagi pecinta renang lintas generasi, sekaligus mendorong tumbuhnya minat dan bakat olahraga anak yang berjalan beriringan dengan prestasi akademik mereka di masa depan. (dwi)