Olahraga 2 menit membaca

PABSI DIY Gelar Rakerda, Sri Muslimatun Tekankan Soliditas dan Kerja Bersama

PABSI DIY Gelar Rakerda, Sri Muslimatun Tekankan Soliditas dan Kerja Bersama
PABSI DIY Gelar Rakerda pada Sabtu (16/5/2026) di kompleks RS Sakina Idaman, Yogyakarta

JOGJABROADCAST-YOGYAKARTA — Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) DIY menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu (16/5/2026) di kompleks RS Sakina Idaman, Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi jajaran pengurus PABSI DIY untuk menyusun langkah strategis demi meningkatkan prestasi cabang olahraga angkat besi di Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Rakerda dihadiri para pengurus PABSI DIY, perwakilan Pengkab dan Pengkot se-DIY, serta sejumlah pelatih dan pembina atlet. Berbagai agenda kerja dan program pembinaan atlet menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut.

 

Ketua PABSI DIY, Sri Muslimatun, menegaskan bahwa Rakerda memiliki peran penting dalam memperkuat koordinasi organisasi sekaligus menyatukan visi dalam memajukan olahraga angkat besi di DIY.

 

“Rakerda merupakan momentum penting bagi kita semua untuk bertemu, berdiskusi, dan menyusun berbagai program kerja yang akan dilaksanakan ke depan. Banyak program yang harus dijalankan dengan manajemen yang baik dan benar,” ujarnya saat membuka acara.

 

Ia menekankan, kemajuan cabang olahraga angkat besi tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan komitmen dan kerja bersama dari seluruh elemen organisasi, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

 

Menurut Sri Muslimatun, pembagian tugas yang jelas juga menjadi kunci penting dalam menjalankan roda organisasi. Meski tugas dapat didelegasikan, tanggung jawab tetap berada di tangan pimpinan organisasi.

 

“Melalui organisasi yang berjalan baik, seluruh program dapat dilaksanakan secara terarah dan tetap dalam pengawasan serta tanggung jawab pimpinan,” tambah politisi Partai Golkar tersebut.

 

Dalam forum itu, PABSI DIY juga menerima berbagai laporan dari daerah terkait perkembangan olahraga angkat besi, mulai dari pencarian bibit atlet, proses pembinaan, peran pelatih, hingga persoalan pendanaan program latihan dan kompetisi.

 

Sri Muslimatun turut memberikan apresiasi kepada para pelatih yang selama ini konsisten membina atlet-atlet muda di daerah masing-masing.

 

“Kami mengapresiasi dedikasi para pelatih yang terus berkomitmen membina atlet. Ke depan, berbagai program akan dirancang bersama agar kendala di daerah bisa diselesaikan dengan baik dan olahraga angkat besi DIY semakin berprestasi, dan DIY juga memiliki potensi atlit atlit berbakat untuk cabor ini ” katanya.

 

Selain membahas program pembinaan, Rakerda juga menyoroti persiapan tim DIY menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Angkat Besi yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang di Semarang. Berbagai agenda kejuaraan yang akan digelar di Yogyakarta juga turut menjadi pembahasan dalam rapat tersebut.

 

Dengan semangat kebersamaan dan penguatan organisasi, PABSI DIY berharap mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat mengharumkan nama DIY di tingkat nasional maupun internasional.(dwi)